Niat, Tata Cara, dan Doa Mandi Wajib (Mandi Junub) dalam Islam yang Benar

Posting Komentar

Niat, Tata Cara, dan Doa Mandi Wajib

Mandi wajib adalah sesuatu yang terkesan remeh, padahal sangat penting.

Karena jika seseorang berada dalam kondisi wajib untuk mandi namun ia tidak melakukannya, berbagai ibadah yang dilakukan bisa tidak diterima oleh Allah Ta'ala, termasuk shalat fardlu.


Rukun mandi wajib ada dua:

1. Niat

2. Membasuh seluruh tubuh

Adapun tata cara melaksanakan mandi wajib adalah sebagai berikut:

1. Niat

Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar, yang membedakan mandi wajib dengan mandi biasa.

Berikut ini lafadz niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

"Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala."

"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'aala."

2. Mendahulukan mengambil air wudu, yakni sebelum mandi disunatkan berwudu terlebih dahulu.

3. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan daripada kiri.

4. Membaca 'Bismillahirrahmaanirrahiim', pada permulaan mandi.

5. Membasuh seluruh badannya dengan air, yakni meratakan air kesemua rambut dan kulit.

6. Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan.

7. Membasuh badan sampai tiga kali.

8. Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah berwudu.

Penyebab Harus Mandi Wajib

1. Melakukan hubungan suami istri walaupun tidak keluar mani.

2. Keluar mani yang disebabkan karena melakukan hubungan suami istri.

3. Nifas, keluarnya darah dari rahim yang disebabkan melahirkan atau setelah melahirkan.

4. Ketika seseorang meninggal dunia, dan meninggalnya bukan mati syahid.

5. Haid bagi perempuan.

6. Orang yang baru memeluk agama Islam.

Related Posts

Posting Komentar