Dalil Hadits Bahwa Mengingat Kematian sebagai Memutus Kenikmatan Dunia

Posting Komentar

Perintah dan Keutamaan Mengingat Kematian

Saat sedang merasakan kebahagiaan, kenikmatan yang diberikan Allah Ta'ala, terkadang manusia lupa pada kematian.

Akhirnya, larut dalam aktivitas yang mubah dan penuh kesia-siaan bahkan masuk ke dalam jurang kemaksiatan.

Sesungguhnya, diantara hal yang mampu menjadi 'rem' dalam hidup kita sehingga tidak larut dalam kenikmatan adalah memperbanyak mengingat kematian.

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ
Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Al Fadl bin Musa dari Muhammad bin 'Amru dari Abu Salamah dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Banyak-banyaklah mengingat pemutus kenikmatan yaitu kematian" Berkata Abu Isa: Dalam hal ini ada hadits serupa dari Abu Sa'id. Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih gharib.
(Hadits Jami' At-Tirmidzi No. 2229)

Related Posts

Posting Komentar